Friday, October 23, 2026

Cara upload dengan git tanpa menyertakan folder tertentu

 Untuk mengupload kode menggunakan Git tanpa menyertakan folder tertentu, Anda perlu menggunakan file khusus bernama .gitignore. File ini berfungsi untuk memberi tahu Git agar mengabaikan folder atau file tertentu sehingga tidak ikut terlacak atau terupload ke repositori (seperti GitHub, GitLab, atau Bitbucket).

Berikut adalah langkah-langkah praktisnya:
1. Buat File .gitignore
Buka terminal atau Git Bash di direktori proyek Anda, lalu buat file bernama .gitignore (pastikan ada tanda titik di depannya).
bash
touch .gitignore
Gunakan kode dengan hati-hati.
Atau Anda bisa membuatnya secara manual lewat text editor (seperti VS Code atau Notepad) dan menyimpannya dengan nama .gitignore.
2. Tentukan Folder yang Ingin Diabaikan
Buka file .gitignore tersebut menggunakan text editor, lalu tuliskan nama folder yang ingin Anda kecualikan diakhiri dengan tanda garis miring (/).
Contoh isi file .gitignore:
text
# Mengabaikan folder node_modules
node_modules/

# Mengabaikan folder vendor
vendor/

# Mengabaikan folder hasil build atau output
dist/
build/

# Mengabaikan folder rahasia/konfigurasi lokal
.env
config/local/
Gunakan kode dengan hati-hati.
3. Jalankan Perintah Git Seperti Biasa
Setelah memperbarui file .gitignore, Anda tinggal menjalankan perintah Git untuk mengupload kode Anda:
bash
# 1. Tambahkan semua file yang tidak diabaikan
git add .

# 2. Lakukan commit
git commit -m "Mengabaikan folder tertentu dan commit sisa file"

# 3. Push ke repositori online
git push origin main
Gunakan kode dengan hati-hati.

⚠️ Bagaimana jika folder tersebut terlanjur terupload?
Jika folder tersebut sudah telanjur masuk ke GitHub/GitLab sebelum Anda membuat .gitignore, folder tersebut akan tetap terlacak. Untuk menghapusnya dari Git tanpa menghapus folder aslinya di komputer Anda, jalankan perintah berikut:
bash
# Hapus folder dari cache Git (ganti 'nama_folder' dengan folder Anda)
git rm -r --cached nama_folder/

# Commit dan push perubahannya
git commit -m "Menghapus nama_folder dari pelacakan Git"
git push origin main
Gunakan kode dengan hati-hati.

Hemat token AI dengan codebase-memory-mcp

codebase-memory-mcp adalah sebuah server berkinerja tinggi berbasis Model Context Protocol (MCP) yang dikembangkan untuk memberikan kemampuan code intelligence / pemahaman basis kode yang mendalam kepada agen AI.


1. Apa itu codebase-memory-mcp?

Secara sederhana, alat ini bertindak sebagai backend pemeta arsitektur kode. Ia bukanlah sebuah LLM, melainkan sistem pemrosesan struktur kode berbasis grafik (Knowledge Graph) yang tersimpan secara lokal.


Fitur & Keunggulan Utama:

  1. Pencarian Berbasis Grafik (Knowledge Graph):Menguraikan kode menggunakan parser Tree-sitter (mendukung ~158 bahasa). Ia memetakan hubungan antarkomponen seperti functions, calls, modules, interfaces, imports, dan dependensi.

  2. Efisiensi Token Sangat Tinggi (hingga 120x lebih hemat):Daripada agen AI membaca file satu per satu atau melakukan grep berulang kali yang memakan ratusan ribu token, agen AI cukup mengirim kueri grafik singkat (misal: "fungsi apa saja yang memanggil ProcessOrder?").

  3. Sangat Cepat & Standalone (Zero Dependencies):Dikompilasi sebagai single static binary. Tanpa membutuhkan Docker, Python/Node runtime, atau API key tambahan.

  4. 14+ Tools MCP:Menyediakan fungsi analisis dampak (impact analysis), penelusuran panggilan fungsi (call-graph), pencarian kode mati (dead code detection), pencarian semantik (BM25), hingga UI visualisasi 3D interaktif pada localhost:9749.


2. Cara Install di Server (Linux / macOS)


Langkah A: Menggunakan Script Automated Installer (Paling Mudah)

Jalankan perintah berikut pada terminal server Anda:

Bash
curl -fsSL https://raw.githubusercontent.com/DeusData/codebase-memory-mcp/main/install.sh | bash
Jika Anda juga ingin memasang visualisasi grafik 3D bawaan (UI):

Bash
curl -fsSL https://raw.githubusercontent.com/DeusData/codebase-memory-mcp/main/install.sh | bash -s -- --ui



Langkah B: Verifikasi Instalasi Server

  1. Pastikan executable biner terdaftar di PATH lingkungan server Anda:

    Bash
    which codebase-memory-mcp
    
    Jika tidak ditemukan, tambahkan direktori instalasi ke PATH di file ~/.bashrc atau ~/.zshrc:

    Bash
    export PATH="$HOME/.local/bin:$PATH"
    source ~/.bashrc
    
  2. Cek versi executable:

    Bash
    codebase-memory-mcp --version
    
  3. (Opsional) Mengindeks repository secara manual lewat CLI:

    Bash
    codebase-memory-mcp cli index_repository '{"repo_path": "/path/ke/repository-anda"}'
    




3. Cara Menghubungkan dengan Hermes Agent

Hermes Agent (dikembangkan oleh Nous Research) mendukung protokol MCP secara native melalui konfigurasi YAML.

Langkah 1: Pastikan Dukungan MCP Aktif di Hermes

Jika Anda menginstal Hermes Agent secara minimal, pastikan ekstensi MCP telah terpasang:

Bash
cd ~/.hermes/hermes-agent
uv pip install -e ".[mcp]"



Langkah 2: Edit Konfigurasi Hermes Agent

Buka file konfigurasi utama Hermes Agent yang terletak di ~/.hermes/config.yaml:

Bash
nano ~/.hermes/config.yaml
Tambahkan entri codebase-memory di bawah bagian mcp_servers:



YAML
mcp_servers:
  codebase-memory:
    command: "codebase-memory-mcp"
    args: []
Catatan: Jika codebase-memory-mcp tidak berada di PATH global sistem, tuliskan path lengkap ke binernya, misalnya:


 

YAML
command: "/home/username/.local/bin/codebase-memory-mcp"




Langkah 3: Reload / Restart Hermes Agent



  1. Jika Hermes Agent sedang berjalan, Anda dapat memuat ulang MCP server tanpa me-restart agen dengan perintah obrolan:

    Plaintext
    /reload-mcp
    
  2. Atau lakukan restart pada sesi Hermes Agent CLI / Desktop.


Langkah 4: Pengujian

Setelah terhubung, Hermes Agent akan secara otomatis mendeteksi tools yang disediakan oleh codebase-memory-mcp. Anda dapat langsung memberikan instruksi seperti:

  • "Index codebase yang ada di folder /home/user/project-app"

  • "Tolong lacak fungsi apa saja yang memanggil getUserData di projek ini"

  • "Analisis struktur arsitektur repository ini menggunakan codebase-memory"

Cara upload dengan git tanpa menyertakan folder tertentu

  Untuk mengupload kode menggunakan Git tanpa menyertakan folder tertentu, Anda perlu menggunakan file khusus bernama .gitignore . File ini...