Monday, November 20, 2023

Konfigurasi MESH sederhana di OpenWRT untuk menajaga kesetabilan koneksi Internet

IEEE 802.11s adalah standar jaringan area lokal nirkabel (WLAN) dan amandemen IEEE 802.11 untuk jaringan mesh, yang mendefinisikan bagaimana perangkat nirkabel dapat saling terhubung untuk membuat jaringan mesh LAN nirkabel, yang dapat digunakan untuk topologi yang relatif tetap (bukan seluler) dan nirkabel jaringan ad hoc.

OpenWrt adalah sistem operasi Linux yang menargetkan perangkat tertanam. Daripada mencoba membuat satu firmware statis, OpenWrt menyediakan sistem file yang sepenuhnya dapat ditulis dengan manajemen paket. Ini membebaskan Anda dari pemilihan dan konfigurasi aplikasi yang disediakan oleh vendor dan memungkinkan Anda untuk menyesuaikan perangkat melalui penggunaan paket agar sesuai dengan aplikasi apa pun. Bagi pengembang, OpenWrt adalah kerangka kerja untuk membangun aplikasi tanpa harus membuat firmware lengkap di sekitarnya; bagi pengguna, ini berarti kemampuan untuk melakukan penyesuaian penuh, untuk menggunakan perangkat dengan cara yang tidak pernah dibayangkan.

Konfigurasi Mesh di openwrt diperlukan langkah langkah yang tidak begitu sulit, intinya perangkat yang terinstall mesh bisa saling berkomunikasi.

Apa yang diharapkan dengan adanya mesh di openwrt, yang diharapkan adalah ketika perangkat elektronik baik berupa HP, Laptop, dll yang terhubung ke perangkat wifi yang terinstall openwrt secara mudah perangkat-perangkat ini dapat berpindah ke perangkat wifi lainnya tanpa memutus hubungan ke internet. Perangkat-perangkat ini akan dengan cepat berpindah dari satu perangkat wifi dengan sinyal lemah/posisi jauh ke perangkat wifi dengan sinyal kuat/posisi terdekat dengan menggunakan teknik fast roaming (IEEE 802.11r)

Langkah demi langkah konfigurasi MESH dengan openwrt release 23.05.2 dapat dilihat pada petunjuk dibawah.


1. Langkah awal masuk ke Menu Netowrk dan pilih Wireless. Konfigurasikan mesh pada WIFI1 dengan menambahkan wireless baru dengan cara mengklik menu add


2. Pada menu ini pilih General Setup, pilih mode 802.11s, masukan Mesh Id dan pilin network lan.



3. Pada menu Wireless Security pilih WPA3-SAE dan masukan key yang diinginkan, selesai dan simpan. Catat key yang dimasukan, nantinya akan digunakan di Router Mesh yang lain.



4. Hasil penambahan Mesh yang baru dilakukan dapat dilihat hasilnya seperti gambah dibawah






5. Selanjutnya agar Wifi1 bisa dibuka dari internet melalui browser, lakukan disable pada menu startup, tekan tombol disable firewall dan tombol stop




6. Selanjutnya hubungkan komputer ke wifi2 dengan kabel LAN. Setelah terhubung masukan ip 192.168.1.1 di browser sama seperti alamat ip di Wifi1 karena di Wifi2 masih aktip ip tersebut.

Setelah login, masuk ke menu startup, disable dnsmasq, firewall dan odhcpd, jangan lupa tekan tombol stop untuk aplikasi tersebut.




7. Masuk ke menu Network dan pilih firewall, hapus semua rule yang ada di firewall




8. Selanjutnya masuk ke menuNetwork dan pilih interface. pada tab Interface pilih tombol edit pada lan.


9. Pilih tab General setting dan ganti protocol menjadi dhcp client



10. Pada tab DHCP Server, aktipkan/centang Ignore Interface untuk menonaktipkan DHCP server, dan terakhir pilih save dan apply



11. Langkah selanjutnya, sambungkan Wifi1 dan Wifi2 dengan kabel lan, Posisi kabel di wifi2 masukan di wan, sedangkan di wifi1 masukan disalah satu colokan lan.

Setelah kabel dikedua wifi terhubung, pindahkan kabel lan yang terhubung ke laptop dicolokan ke lan wifi1, kemudian login ke 192.168.1.1 di wifi1. 

Pada menu status akan tampil IP dari wifi2 yang telah terdaftar pada dhcp server wifi1. Catat IP adress dari Wifi2 tersebut, misalnya disini dihasilkan ip 192.168.1.186 untuk wifi2.




12. Buka Browser baru, masukan IP address dari Wifi2 dengan mengetik 192.168.1.186 dan login ke wifi2.

pada langkah ini ulangi Langkah 1 sampai langkah 4 di atas di wifi2 ini.


13. Masih di wifi2, Selanjutnya masuk ke menu Device, dan klik tombol configure pada br-lan



14. Pada menu General device option, di bridge port aktipkan semua device, simpan dan apply




15. Hasil akhir dari konfigurasi mesh ini dapat dilihat di menu Wireless, 



16. Hasil yang sama mesh sudah terhubung dapat di Wifi 1 seperti gambar.




17. Sampai disini konfigurasi MESH sudah selesai. selanjutnya kita konfigurasi wifi yang akan terhubung ke Client.

Pada menu wireless gunakan wifi yang sudah ada atau bisa juga ditambahkan. pada langkah ini digunakan wifi yang sudah ada yaitu openwrt.

Edit semua wifi openwrt baik 2.4Ghz ataupun 5Ghz yang ada di Wifi1 dan Wifi2, lakukan konfigurasi yang sama baik ssid ataupun passwordnya seperti gambar.



18. Masih di menu ini, klik pada Tab WLAN Roaming. aktipkan 802.11r Fast Transaction, Mobility Domain dan FT Protocol menjadi FT over the air. Simpan dan Apply.

Pastikan konfigurasi ini dilakukan di Wifi1 dan Wifi2, Wifi3 dan lainnya yang terhubung ke MESH yang sama.

802.11r Fast Transaction : Wifi otomatis berpindah ke sinyal yang lebih kuat.

Mobility Domain : merupakan kode yang digunakan untuk komunikasi sesama MESH. 

FT over the air : Komunikasi digunakan melalui jaringan Nirkabel/Wifi.

catatan:
Konfigurasi wifi yang tidak menggunakan Encrpytion (No Encryption/Open Network) secara otomatis tidak dapat mengaktipkan fast Roaming di openwrt.




Sampai disini konfigurasi MESH sudah selesai, selanjutnya dapat diuji dengan perangkat elektronik yang terhubung menggunakan Wifi. Pengujian dengan menempatkan posisi Wifi1 dan Wifi2 Berjauhan. Perangkat elektronik yang terhubung ke Wifi1 akan berpindah ke Wifi2 secara otomatis ketika menemukan sinyal Wifi2 lebih kuat dari Wifi1.


Berikut adalah tambahan konfigurasi wifi1 yang terhubung ke router mikrotik yang menggunakan hotspot.

1. Login ke wifi1, selanjutnya masuk ke menu Network - Interface dan klik pada tab device

2. Klik tombol configure pada device br-lan, dan aktipkan eth0 dan eth1 seperti gambar dan simpan



3. Masih di menu ini, kelik pada tab Interface dan hapus interface wan dan wan6, sehingga menyisakan interface lan saja. Simpan dan apply. Kadang router openwrt perlu dilakukan restart.

4. Lakukan penghapusan wan dan wan6 di semua Router openwrt. simpan, apply dan restart.



Konfigurasi Tambahan :

Konfigurasi Brdige sering terjadi "Network Loop" untuk mengatasinya saya aktipkan STP dan IGMP snooping (optional)  di Network - Interface - Advace device option.





Penambahan Option untuk mesh hanya dapat dilakukan melalui command line, tidak malalui Luci di file /etc/config/wireless

Konfigurasi di openwrt Utama yang terhubung internet sbb :

option mesh_hwmp_rootmode '3'
option mesh_gate_announcements '1'

Konfigurasi di openwrt Client sbb :

option mesh_hwmp_rootmode '0'

sumber :


https://openwrt.org/docs/guide-user/network/wifi/mesh/80211s


Catatan :

1. Untuk Mikrotik Hotspot seringkali tidak bisa masuk ke halaman login hotspot ini disebabkan konfigurasi dns masih menggunakan dns milik openwrt, untuk menggantikan lakukan perbaikan pada file /etc/config/dhcp kemudian ganti        

option localservice '1'

menjadi        

option localservice '0'

2. Untuk pengguna chip atheros seperti tp-link archer C7, agar menghapus driver  ath10k-firmware-qca988x-ct dan kmod-ath10k-ct dari menu software dan menginstall kembali driver tanpa akhiran ct seperti ath10k-firmware-qca988x dan kmod-ath10k. Driver dengan file akhiran ct menyebabkan MESH tidak aktip di openwrt.


3. Penambahan ssh-key dapat dilakukan ke SSH server di openwrt di menu Administration - ssh-key, kode atau file ssh-key yang dimasukan ke openwrt akan tersimpan di file /etc/dropbear/authorized_keys




Tuesday, October 17, 2023

Blokir iklan melalui mikrotik

 kode script berikut untuk memblokir iklan, settingnya sangat mudah, cukup copy paste.

Pastikan terlebih dahulu dhcp client yang dikonfigurasikan tidak mengaktipkan use peer dns, bila aktip secara otomatis proses blokir iklan tidak ada gunanya.





silahkan copy paste kode dibawah di mikotik anda.

# jika ada, hapus settingan lama
/tool netwatch remove [find comment="MyTunnel-DNS-Blokir-Iklan"]
/ip firewall nat remove [find comment="MyTunnel-DNS-Blokir-Iklan"]
/ip route remove [find comment="MyTunnel-DNS-Blokir-Iklan"]
/interface ovpn-client remove [find comment="MyTunnel-DNS-Blokir-Iklan"]
/interface sstp-client remove [find comment="MyTunnel-DNS-Blokir-Iklan"]
/interface l2tp-client remove [find comment="MyTunnel-DNS-Blokir-Iklan"]
/interface pptp-client remove [find comment="MyTunnel-DNS-Blokir-Iklan"]
# pasang ovpn-client
/interface sstp-client
add connect-to=194.233.71.185 disabled=no name=MyTunnel-DNS password=tunnel.my.id profile=default-encryption user=dns comment="MyTunnel-DNS-Blokir-Iklan"
# pasang nat ke vpn
/ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=MyTunnel-DNS action=masquerade comment="MyTunnel-DNS-Blokir-Iklan"
# route ip khusus dns ke vpn /ip route add check-gateway=ping distance=1 dst-address=94.140.14.14/32 gateway=10.0.32.1 comment="MyTunnel-DNS-Blokir-Iklan"
add check-gateway=ping distance=1 dst-address=94.140.15.15/32 gateway=10.0.32.1 comment="MyTunnel-DNS-Blokir-Iklan"
# netwatch agar vpn tidak dc
/tool netwatch
add host=10.0.32.1 comment="MyTunnel-DNS-Blokir-Iklan"



# hapus cache dns di mikrotik
/ip dns cache flush

# set dns mikrotik
/ip dns
set allow-remote-requests=yes servers=94.140.14.14,94.140.15.15

# done

kode diatas diambil dari alamat websites https://tunnel.my.id/download/vpndns.txt
kode yang digunakan hanya dari alamat https://tunnel.my.id/download/vpndns.adguard.txt
dan disesuaikan dengan konfigurasi di mikrotik anda.


Selanjutnya buka tool - netwatch dan klik pada konfigurasi MyTunnel-DNS-Blokir-Iklan, pilih pada tab Up dan isi dengan script dibawah :


/ip dns set servers=94.140.14.14,94.140.15.15;
# /ip dns set use-doh-server="https://78182dc2.d.adguard-dns.com/dns-query";
/ip dns cache flush;

 

# Aktipkan NAT ke MyTunnel-DNS

/ip firewall nat enable [find comment="MyTunnel-DNS-Blokir-Iklan"];


# Enable Route ke MyTunnel-DNS

/ip route  enable [find comment="MyTunnel-DNS-Blokir-Iklan"];


 


Klik pada tab Down dan isi dengan script dibawah :

/ip dns set servers=192.168.18.1;
#/ip dns set use-doh-server="";
/ip dns cache flush;

 

#disable NAT ke MyTunnel-DNS

/ip firewall nat disable [find comment="MyTunnel-DNS-Blokir-Iklan"];


# Disable Route ke MyTunnel-DNS

/ip route  disable [find comment="MyTunnel-DNS-Blokir-Iklan"];


 

pada tab down sesuaikan dengan IP dns server lokal atau dns yang sering anda gunakan.





Sunday, September 24, 2023

Limit Bandwidth sesuai IP address client di Mikrotik

 Pada contoh ini kita akan melakukan manajemen bandwidth berdasarkan pada IP address pelanggan. contoh dibawah kita akan batasi ip address pelanggan dengan IP address 10.10.10.1.

 Internet kita memiliki Bandwidth Internet sebesar 100Mbps dan kita batasi Bandwidthnya sebesar 10Mbps sesuai dengan Ip address. Kita akan membatasi download dan upload ip address tersebut dengan 10Mbps dan maksimal sebesar 15Mbps.

Scriptnya sebagai berikut :




/ip firewall mangle

add action=mark-connection chain=prerouting src-address=10.10.10.1 new-connection-mark=Lenovo-down comment=Lenovo

add action=mark-packet chain=prerouting connection-mark=Lenovo-down new-packet-mark=Lenovo-down passthrough=no comment=Lenovo

add action=mark-packet chain=forward address=10.10.10.1 new-packet-mark=Lenovo-up passthrough=no  comment=Lenovo




 

Selanjutnya kita memberikan limit pada menu queue dengan perintah sbb:



/queue tree

add max-limit=100M name=upload parent=global

add limit-at=10M max-limit=15M name=Lenovo-up packet-mark=Lenovo-up parent=upload

add max-limit=100M name=download parent=global

add limit-at=10M max-limit=15M name=Lenovo-down packet-mark=Lenovo-down parent=download queue=default



hasilnya sebagai berikut :





Saturday, August 26, 2023

Konfigurasi Routing BGP sederhana dengan 2 buah Mikrotik

Pada kesempatan ini saya coba membuat Konfigurasi Routing BGP sederhana dengan 2 buah Mikrotik. Topologinya dapat dilihat pada gambar :






Penjelasan :

- Router Mikrotik HQ menggunakan IP static 192.168.100.1 di ether1 dan Router RnD menggunakan IP static 192.168.100.2 di ether1, kedua Router saling terhubung dan dapat di ping.

- Router Mikrotik HQ menggunakan IP static 192.168.1.1 di ether2 dan Router Mikrotik RnD menggunakan IP static 192.168.2.1 di ether2 , kedua IP tidak dapat di ping sebelum routing BGP diaktipkan.

- PC client di Router HQ diberikan IP dinamis mulai 192.168.1.2 sampai 192.168.1.254

- PC client di Router RnD diberikan IP dinamis mulai 192.168.2.2 sampai 192.168.2.254

- PC Client di Router HQ dan PC Client di Router RnD tidak dapat saling ping sebelum routing BGP diaktipkan.


Langkah demi langkah untuk mengaktipkan Routing BGP agar Jaringan Komputer dibawah Router HQ dan Router RnD agar bisa terhubung atau saling ping.


1. Konfigurasikan terlebih dahulu Ip statis di masing-masing router sesuai topologi yang ada diberikan.

Hasil dari penambahan IP static di Router HQ seperti Gambar dibawah..



Hasil dari penambahan IP static di Router RnD seperti Gambar dibawah..





2. Tambahkan dhcp server di masing-masing router agar PC Client mendapatkan IP secara otomatis, hasilnya seperti gambar dibwah



3. Lakukan pengujian ping ke IP address dari pc client di masing-masing router ke IP di router yang sama dan ke IP di Router berbeda.




dari gambar diatas, pengujian ping ke IP di masing-masing router memberikan respons terhubung, sedangkan ping ke IP di beda Router memberikan respons RTO.

Untuk mengaktipkan ping ke alamat IP address di Router lainnya, dapat menggunakan Routing BGP dengan masuk ke menu Routing dan pilih BGP di masing-masing router.

4.Konfigurasi di Router HQ sbb:

Setelah masuk ke Routing BGP klik tab instance dan double klik konfigurasi default dan isikan seperti gambar dibawah. Pada menu ini dapat juga menambahkan instance baru, namun untuk lebih mudahnya menggunakan yang sudah ada yaitu default.

masukan AS : 444 dan Router ID : 4.4.4.4 sesuaikan dengan topologi yang ada.



Kemudian pilih tab peer diselahnya, dan tambahkan peer baru. isikan sperti gambar.
Instance pilih default sesuai yang kita konfigurasikan sebelumnya di default, kemudian Remote Address isikan IP router Rnd dengan IP 192.168.100.2 dan terakhir isikan Remote AS dengan 888 sesuai dengan nomor AS yang ada di Router RnD



dan terakhir pilih tab networks, tambahkan networks baru seperti gambar dibawah :

network yang dimasukan sesuai dengan network yang digunakan di jaringan Router HQ yaitu 192.168.1.0/24, jadi bukan network yang ada di router RnD.



Sampai disini, konfigurasi di Router HQ telah selesai, dan dilanjutkan konfigurasi di Router Rnd.




5.Konfigurasi di Router RnD sbb:


Cara Konfigurasi BGP di router Rnd hampir sama dengan di Router HQ, agar diperhatikan penambahan Router ID, AS, Remote Address dan Networks. 

Hasil di Router Rnd seperti Gambar berikut:





Hasil dari konfigurasi diatas dapat dilihat hasilnya di menu IP - Route. akan menampilkan Routing baru dengan status DAb (Dynamic - Active - BGP )








6. Ujicoba Konfigurasi Routing BGP

Lakukan pengujian dengan melakukan ping dari masing-masing Router ke IP yang sebelumnya RTo. hasil pengujiannya seperti gambar dibawah.

hasil pengujian dari Router HQ ke Jaringan Ip yang ada di Router RnD mendapatkan hasil reply ping dari IP yang ada di Router RnD, artinya konfigurasi routing BGP di Router HQ sudah sukses.

Selanjutnya lakukan pengujian dari Router RnD, dengan hasil seperti gambar dibawah :




hasil pengujian dari Router RnD ke Jaringan Ip yang ada di Router HQ mendapatkan hasil reply ping dari IP yang ada di Router HQ, artinya konfigurasi routing BGP di Router RnD sudah sukses.









  




 

Cara upload dengan git tanpa menyertakan folder tertentu

  Untuk mengupload kode menggunakan Git tanpa menyertakan folder tertentu, Anda perlu menggunakan file khusus bernama .gitignore . File ini...